Showing posts with label Storytelling. Show all posts
Showing posts with label Storytelling. Show all posts

Saturday, March 14, 2015

Heylowww 2015

Posted by rismawid at 9:35 PM 0 comments
Haha senyum standar, 2015 udah lewat aja rupanya.
Semacam sudah menjadi kewajiban setiap pergantian tahun harus membuat review kaledoskop apa aja yang udah dilewati di 2014.
2014 secara keseluruhan, luar bisa buat gue, lebih berwarna dan yah let's start to remember the past.

  • Jan, I'm not really remember what happened on this month, rasanya datar-datar aja.
  • Feb, Ini bulan rasanya kurang lebih masih saja menggalau, dan pekerjaan gue mulai menggila yang berakibat pada let's see on the next month.
  • Mar, Gue kena typus! terbaring 8 hari di RS. Buruk, buruk dan sangat buruk.
  • Semenjak kena typus, gue jadi super care sama yang namanya menjaga kesehatan dan makanan.
  • Bukan Risma kalo ga galau, hahay April-May adalah bulan-bulan gue galau karena stuck nya karir dan kuliah yang ternyata was not going smooth.
  • June, we found a romantic place in the edge of  Karawang Barat. Yaw kuburan sodara-sodara! Sandiego Hills memorial park. Review tentang ni tempat bisa dilihat disini.
  • July, this time of President's election, my first time yay ^0^ Jokowi is the winner. In this moment also i have so many dramatical life about this election.
  • Aug, Hepi EID Mubaroq ^0^. Lebaran kali ini BEDA, kebiasaan keluarga besar yang bertahun-tahun sudah tak pernah dilakukan, kini kita lakukan lagi. Yay piknik bersama sanak saudara ke Ranca Buaya.
  • Sept, DIET? puluhan tahun gue ga pernah berurusan sama tu kata. But finally I did it, walopun sempat salah kaprah dulu. Ini tu bulan yang penuh dengan semangat hidup sehat dan menjalankan program, dan ini juga bulan dimana gue kecanduan sama hal-hal yang berbau traditional remedies. Gue mulai kenal sama si ajaib lemon, dan disini gue dinobatkan sebagai ketua geng lemon di kantor hahhaha norak tapi I love Lemon's gankSept is the greatest month of  2014. Fabulous Trip EVER! MY & SG hey helow MBS hopefully we met again.
  • Oct - Nov, Prahara demi prahara menghantam pekerjaan dan eksistensi gue di kantor. Only one word to my office DISAPPOINTED, you made me down! Gue mulai kontak-kontak konsultan, applied CV membabi buta, interview disana sini.
  • Dec, Chirstmas holiday, so many things happened in this month. I went to Green Canyon Pangandaran to have a crazy adventure with my office mate (Andri, Rijed, Janu). So many stories in our 3 days of togetherness. Finally another company accepted me to join with them. It was very difficult thing to make a decision.
Over all, 2014 is a year fully of dramatical, colorful and interested. I guess in 2015 i will not repeat a day by day as pleasant as 2014. Oh God tell me that i will never walk alone.


Apt,
14 Mar'15

Monday, September 15, 2014

Honey Lemon Shot : cup cup muaach for you

Posted by rismawid at 1:27 PM 0 comments
Hello,
Di postingan gue sebelumnya tentang  diet gue yang salah kaprah gue menyinggung salah satu resep yang gue masukin juga kedalam regimen diet gue, Honey Lemon Shot yay, this recipe came from www.alodita.com

yang mau gue review disini adalah tentang manfaat yang gue rasain selama dua bulan rutin mengkonsumsi honey lemon shot.
Dari yang gue baca bahwa manfaat dari honey lemon shot ini buanyak sekali, namun yang sudah gue rasain langsung adalah meningkatnya imun tubuh gue!

Gue adalah mantan penderita sinusitis selama tujuh tahun, dan itu tuh nyiksanya to the max! sampai pada akhirnya gue therapy dengan honey bee propolis selama tiga tahun dan yah puji syukur alhamdulillah gue sembuh!

Sejak berhasilnya therapy honey bee propolis, gue ga pernah lagi ngerasain sinusitis ataupun pilek hebat sampai dengan July lalu. Tepatnya EID moment 2014.
I'm too tired, lack of rest, and the weather was very cold, i was freezing when i was in Bandung.
Finally sinusitis gue kumat, sebulan gue bolak balik berobat ke dokter tapi ga juga kunjung membaik, sampai suatu hari gue liat di IG nya @alodita posting tentang honey lemon shot, from there i tried this routinity. 

Apa hasilnya? dalam 3 minggu sinusitis gue sembuh!
apa benefit yang lainnya buat tubuh gue?
- maag gue yang menyebalkan jarang kumat
- 2 hari begadang, gue ga kena flu
- kanan kiri depan belakang meja gue pada flu dan gue engga
- output pencernaan gue lancar dan disiplin
sejauh ini baru itu manfaat instant yang gue dapet dari dua bulan bersama honey lemon shot.

recipe :
- 1/2 Lemon citrus, diperas
- 1 Sdm madu
aduk dan tenggak, finishing dengan air putih hangat.
lakukan setiap pagi ketika bangun tidur saat perut masih kosong, tapi setelah itu jangan membiarkan perut kosong sampai 30 menit, karena itu akan membuat the stomach acid reacting badly.

Anyway menurunkan berat badan adalah salah satu benefit dari lemon, dan itu tentu sangat bertentangan dengan diet increased of weight gue. Tapi apa mau dikata gue kecanduan sama hebatnya honey lemon shot yang telah membuat gue jadi jarang sakit, ditengah padatnya aktivitas gue yang cukup melelahkan.

Keep trying and healthy ^0^


Hot Ginger Tea for my cough

Posted by rismawid at 11:30 AM 0 comments
  


Review review review yay!
Teracuni sesorang dan forum sebelah mengakibatkan gue jadi seneng review hal-hal berbau nature and herbs.
Kira-kira seminggu yang lalu kantor gue semacam dipenuhi virus-virus influenza dan batuk, gue yang pada dasarnya punya kekebalan tubuh kurang bagus akhirnya tertular lah batuk berdahak.
Sejak memproklamirkan diri sedang Diet Increase of weigth, gue semacam berusaha menolak obat-obatan yang mengandung senyawa kimia, gue berusaha ga pergi ke dokter kalau hanya sekedar flu dan batuk.

Gugling sana gugling sini, nemu lah di salah satu website kesehatan (sorry lupa nama web nya) tentang mengobati batuk secara alami. Dalam web tersebut dituliskan ada sepuluh resep alami untuk mengobati batuk berdahak. Salah satunya adalah Hot Ginger Tea.

And well, regimen pun dimulai:
- Air panas
- Teh
- Irisan Jahe secukupnya

Semua bahan diatas hanya tinggal campur dan aduk saja, tunggu sampai hangat sehingga irisan jahe meresap.
Diminum rutin 2x per hari, kalau gue biasa minum pas bangun tidur selagi perut dalam kondisi kosong dan menjelang tidur.
Rasanya teh tanpa gula dan panas jahe, enak kok, bikin tenggorokan hangat.
Hasilnya dalam 3 hari batuk berdahak pun lenyap. Puji syukur alhamdulillah, Tuhan menciptakan rempah-rempah dengan sejuta manfaat.

Monday, September 1, 2014

1 kg within 2 weeks

Posted by rismawid at 4:37 PM 0 comments
DIET
ting tong, beberapa minggu ini gue melakukan diet. Banyak orang terkaget-kaget ketika tau gue lagi diet.
"Apah? elu udh kurus gitu masih mau diet?"
calm down baby, arti kata diet yang sesungguhnya menurut wikipedia adalah mengatur asupan nutrisi.
ada banyak jenis diet, diantaranya
- diet menurunkan berat
- diet menaikkan berat
- diet pantangan
Tentu saja gue melakukan diet yang kedua yaitu menaikkan berat.

well, sebelum semua ritual dan regimen dimulai, baiknya timbang dulu kan, biar ada after before nya. Dari hasil nimbang ternyata berat gue adalah 39kg "catet"

suatu malam after office hour berangkatlah gue ke super market untuk mulai semua ritual dan regimen.
1st grocery :
- lemon citrus
- madu
- semangka kuning
- avocado
- tomat
- jagung manis
- wortel
- buncis
- letuce
- kentang
- beef burger
hohohoho almost all vegies and fruits.

* Wake up earlier 5:00 AM*
Pagi buta gue disambut honey lemon shot, ini regimen gue dapet dari www.alodita.com
1-2 sdm madu dicampur perasan 1/2 buah lemon citrus, aduk dan voila, satu tenggakan diakhiri dengan air putih hangat. Regimen ini rutin gue lakuin sampe sekarang. karena efek dari honey lemon shot yang wow ajaib.

Setiap hari gue bangun lebih pagi, memulai hari dengan honey lemon shot, lanjut ngiris-ngiris sayuran dan buah, masak sarapan, buat juice dan masak bekal cemilan dikantor. wohooo ternyata menyenangkan.

Ritual tersebut gue lakuin terus menerus selama dua minggu, dengan resep makanan yang jauh dari kolesterol, mengganti cemilan dengan sayuran dan buah, tapi dibalik itu semua gue tetap makan nasi seperti biasa.

7:30 : Sarapan,
menu : roti + irisan bombay dan beef burger/scrambled egg/cream soup/roti panggang manis+keju (pilih salah satu setiap harinya) (air putih+fruit : menu wajib)

di sela-sela sarapan dan makan siang, biasanya gue ngemil sayuran dan buah.

12:00 : Makan siang
menu : apapun itu + nasi (air putih+fruit : wajib)

di sela-sela makan siang dan jam pulang kantor, gue sisipin juga cemilan sayuran dan buah.

begitu begitu dan begitu selama dua minggu.
one day, gue memberanikan diri untuk nimbang, dan betapa kagetnya gue!!! jarum timbangan bergeser ke kiri sebanyak 1 kg.

Huwwaa I lost 1 kg within 2 weeks with my diet!
so I called this is a fault of diet :(

Untuk mereka yang diet menurunkan berat badan, tentu cara gue tersebut ok ok saja, dalam 2 minggu bisa turun 1 kg itu sesuatu yang sangat sesuatu buat gue.
Akhirnya, gue perbanyak lagi baca-baca tentang per diet an, dan growth calorie biar gue tepat diet!

some of 1st grocery

kind of my snack





Kantor, 01-Sept

Thursday, July 24, 2014

Something Unusual

Posted by rismawid at 11:43 PM 0 comments

“aku dipersimpangan dengan 3 arah jalan yang berbeda”

Jalanan yang sejauh ini dijalani bukannya tidak sulit tapi aku sudah sangat terbiasa dengan jalan itu. Jalan dimana selalu dilewati setiap harinya sebanyak berkali-kali. Jalan ini juga bukannya tidak membosankan tapi aku sudah terlanjur menekuninya bertahun-tahun. Jalan ini tak pernah kelihatan ujungnya, sejauh mata memandang terlihat masih membentang amat sangat jauhnya, bahkan mungkin jalan ini tak akan menemui ujungnya. Tapi kemudiku merasa nyaman melaju dijalan ini, walaupun peluh kelelahan sudah meraung-raung minta aku banting stir. Kini aku dihadapkan pada 3 pilihan, ah tidak tidak itu bukan pilihan, mungkin itu hanya fatamorgana yang menyamar menjadi kesempatan. Ah sial, masih saja dangkal otakku.

Jalan satunya lagi memang sedikit baru, terkagum-kagum aku dibuatnya, bahkan sampai tersanjung. 5 tahun silam aku memutuskan untuk jadi wanita dewasa yang independent, do everything by myself, tapi jalanan ini membutakan keputusan 5 tahun silam. Aku merasa seolah kembali ke rezim SBY ketika pertama kali menjabat sebagai presiden. Saat itu aku Cuma wanita dewasa muda yang sedikit-sedikit manggil “kamu” sedikit-sedikit “tolong aku dong” sedikit-sedikit minta dijemput, sedikit-sedikit minta diantar, sedikit-sedikit minta ditemenin, sedikit-sedikit minta ketemu. Tapi rupanya jalan ini pun akan menuai cibiran dan bahkan larangan untuk aku melewatinya. Akan kembali berdarah-darah dan membayar mahal jika aku memaksakan diri melaju di jalan ini.

Jalan yang ketiga bukanlah jalan baru, tapi aku tak pernah melaju di jalan ini. Aku tahu bagaimana jalan ini, jalan yang datang dari masa lalu, yang sebetulnya masa lalu itu hanyalah perasaan kagum anak remaja. Aku tahu siapa saja yang sudah melaju di jalan ini dan apa saja yang sudah terjadi di jalan ini. Kini jalan ini membuka portalnya menawarkan aku melaju kemudiku disana. Aku tak pernah membayangkan hal itu sebelumnya! Ada rindu, ada suka, ada nyaman, semua itu dikemas dalam wujud teman sejauh ini. Tahu kah kamu, aku kini sudah kehilangan kamu sejak kamu menawarkan jalan itu untukku. Terpikir untuk melaju disana tapi ada ketakutan besar yang membuat aku kembali mundur, bukan takut karena aku tahu kamu siapa, tapi takut aku salah menginjak gas.

i'm lost.


private room, 24 Jul'14

Wednesday, July 16, 2014

my 1st time president's election

Posted by rismawid at 4:16 PM 0 comments
Hello,
9-Juli seluruh warga Indonesia tentunya yang tidak memilih menjadi golput sangat menanti-nanti hari itu. Yap pemilihan presiden untuk perode 2014-2019. Ini adalah kali pertama gue pergi ke TPS untuk mendapatkan hak gue dalam pemilihan presiden.

Kali pertama? yang bener lu? baru dapet KTP apa lu?
Wew! off course BIG NO, di usia gue yang emm get closer with 30 yaaa ga mungkin lah gue baru punya KTP. Seumur hidup gue ini adalah kedua kalinya gue menerima undangan dalam pemilu presiden. Yang nyata-nyata pertama adalah tahun 2009, dimana saat itu dimenangkan SBY dan beliau menjabat sebagai presiden untuk yang kedua kalinya. Dan pemilu 2009 gue memilih golput.

Gue sih ga ngerti-ngerti banget sama politik, tapi yang pasti pemilu 2009 nyaris tak ada semangat untuk ikut pesta demokrasi. Ketika pemilu 2004 gue masih duduk di bangku SMA, tentunya belum 17 tahun, tapi gue melihat sosiologis orang-orang dewasa di sekitar gue pada saat itu, mereka gegap gempita menyuarakan haknya dan mempercayakan negara tercinta ini untuk dipimpin oleh SBY. Saat itu gue belum begitu paham apa sih bagusnya SBY? kenapa pada milih dia? ah sudahlah lagian gue ga tertarik juga bicara masalah politik. Pertanyaan itu pun akhirnya gue biarkan sampai gue dewasa dan mendapat KTP.

2004-2009, siklus kehidupan gue dari remaja menuju dewasa muda. Nyaris tak peduli sama sekali dengan birokrasi pemerintah dan segala macam hal-hal yang berkaitan dengan pemerintah. Yang gue tau cuma kuliah dan cepetan lulus biar kerja dan punya duit. 2008 akhir setelah lulus dari kuliah yang pertama, gue putuskan melanjutkan lagi kuliah di jurusan yang boleh dibilang ga ada sambung menyambungnya sama jurusan gue sebelumnya.

2009 adalah tempat kuliah baru, jurusan kuliah baru, teman baru, tempat tinggal baru dan teman dekat baru sedikit banyak membuka jalan pikiran dan mata gue. Apa yang gue rasakan dari 2004-2009 rupanya tak begitu membuat hasrat berpesta demokrasi mencuat, gue cukup bosan dengan 5 tahun itu. dan pilihan golput lah yang menjadi keputusan gue, tanpa peduli siapa pemenang pemilu tersebut dan apa yang Ia janjikan saat campaign, bodo amat persetan lah, yang ngegaji gue juga bukan presiden.

2009-2014, siklus kehidupan gue dari dewasa muda menuju UP (Usia Panik), apasih yang gue rasain dari hasil pemilu 2009? nothing aja sih sepertinya. Di tahun ini gue mulai agak peduli sama berita-berita di berbagai media, gue mulai sering baca buku-buku masa lalu (haduh kapan bisa move on coba!), maksudnya buku sejarah, mulai risih dan jengah sama birokrasi, apalagi ketika berkesempatan ngunjungin negeri tetangga, HUH rasanya panas banget hati, kenapa sih negara gue yang katanya tanah subur rakyat makmur kok bisa ketinggalan maju sama negara kecil macem Singapura, belum lagi ketika Timnas takluk di bukit jalil Malaysia, asli gue nangis!! jijik rasanya menyaksikan berita-berita kebodohan, kejahatan, kekerasan, kelicikan, ketidakberdayaan. Entah apa yang membuat hati gue kok tiba-tiba peduli sih sama masalah gituan. Gue sih mendeskripsikan itu sebagai pendewasaan dan kemanusiaan, ya kali gue juga ga paham.

Dari serentetan kebencian gue terhadap system negara tercinta ini membuat hati gue beranjak bangun dan rasanya ingin sekali ada kata "perubahan", peduli setan siapapun pemimpinnya, yang pasti gue rindu negara yang didefinisikan oleh Plato. Maka dari situlah 09 Juli gue sekeluarga berangkat pagi-pagi dari rumah menuju TPS untuk menyampaikan keinginan kami akan perubahan.

Negara yang dipenuhi oleh kebajikan dan kebaikan adalah negara yang bersendikan keadilan, kearifan, keberanian atau semangat dan pengendalian diri dalam menjaga keselarasan dan keserasian hidup bernegara. Hal itu akan mewujudkan kesenangan dan kebahagiaan hidup bagi setiap warga negaranya.
-Plato-

Kantor, 16 Jul'14

Tuesday, March 11, 2014

Hello Salmonella Typhi

Posted by rismawid at 4:59 PM 0 comments
"when you are rich, still remember that still there is a poor"
"when you are healthy, keep your health"
Do not ever want touching with salmonella typhi

Apa sih salmonella typhi?
tidak dear, dia bukan ikan salmon yang lagi salah ngetik. dia itu bakteri yang menurut gue sih ganas ajib dah.
Tau kan sakit types?
itu loh dear yang suhu badan bisa nyampe 38 derajat celsius, then cold surround your body, you got a headache, your stomachache reacting badly, cannot eat anything, your body become limp. it was very bad situation dear.

Last month i got that sick, then i have to stay around 8 days in the hospital. Oh dear it was very very very horrible. everyday i meet with needles, everyday a nurse took my blood, i have to ate a "yuck" food, and the smells of hospital uuuuhhh i really hate.

actually i took some pictures when i was in the hospital, but my phone memory suddenly couldn't be read, and i lost all of pictures. Well you can imagine how thin i am. without a sick i'm thin already then i got a sick, my body become wooow sangat kuruuuus.

Sunday, December 29, 2013

Kiriman akhir tahun

Posted by rismawid at 10:42 PM 0 comments
Bulan ketiga, setahun silam adalah pertama kami bertemu. 
Dia tampak begitu cantik menggoda iman dengan segala kemolekan yang dimilikinya.
Hari ini menjelang akhir tahun, bibirnya begitu ramai dengan kekacauan. 
Apa yang membuat dia begitu?
Kabar angin berhembus, katanya angin akhir tahun membuat gelombang tak kenal ampun dengan segala ramai yang kacau, membabad semua membawa kekacauan ke bibirnya.
Ini sungguh membuatku sesak dada.
Keramaian yang kacau itu terombang ambing dengan gontainya, ditarik ulur sang gelombang.
Yuck!!!
Sejenak aku jijik dan marah, tapi kemudian kesedihan menyeruak.
Kabar angin bilang itu kiriman akhir tahun dari kota.


Gili Trawangan, 27 Dec’13

Tuesday, December 24, 2013

Rintik yang lain

Posted by rismawid at 9:41 AM 0 comments
Masih pagi.
Sudah terang, namun seperti ada tabir yang urung disibak.
Sang surya enggan menjalankan tugas, begitu pula sang suryo.
Muka lantai 2 terlihat dari sini, atap pura yang menghiasinya.
Dedaunan lebih hijau berseri, matanya teduh tidak melonjak-lonjak kegirangan.
dari sini rintik begitu tegas, teduh dan angkuh.
Ini memang bulanmu, aku sudah sadar sejak bunga november di pekarangan rumah mekar dengan cantiknya.
Setiba aku disini sambutanmu cukup teduh.
3 jam sudah berlalu kau tetap melumat atap pura, genting dan dedaunan.
Baiklah!!
Menunggu jodoh saja aku sanggup apalagi sekedar menunggu kau berhenti merintik.

Kuta, 24-Dec’13

Thursday, December 19, 2013

Ke Arah Hari Lalu

Posted by rismawid at 4:41 PM 1 comments
Biniku, kita pisah sehari dalam kepalaku klenong bendi Kalumbuk terus berbunyi
ketipak sepatu kuda itu serasa memecahkan tulang rahangku
lambungku menghitam dalam mengingatmu.

Kita pisah sehari, ke arah hari lalu aku berjalan
menghadap ke laut lepas
sampai menemu ombak membeku tak menghempas.

Sebab di sini,
pada pangkal kota ini
waktu berulang kali mati
kita tertidur untuk terbenam di hari depan
kita berjalan untuk terantuk pada kenangan.

Dan ke arah hari lalu aku berjalan
kangenmu kangenku akan menghimpun
dalam mata jarak yang semakin rabun.

Padang, 2013

Puisi Esha Tegar Putra
Kompas 15-Dec'13

suatu rintik

Posted by rismawid at 11:43 AM 0 comments
Pagi ini aku menembus kegelapan dan melawan rintiknya.
Bermodalkan tanggung jawab dan seutas pelindung rintik yang deras aku mengayuh kakiku menembus kerumunan dingin.

Setibanya, sambut senyum tulus dan haru terima kasih tegas tergambar di binar mata dan sungging bibir mereka.
Secangkir teh hangat masih berasap disuguhkan penuh ketulusan.
aku masih terduduk berbincang tanpa ketegangan bersama mereka di Plant 1 Sunter.


Sunter, 18-Dec'13

Monday, October 14, 2013

Ciuman di bawah hujan – Lan Fang

Posted by rismawid at 4:31 PM 0 comments



Sebuah bebuka dalam bukunya, ia menuliskan segala macam bentuk kebetulan. “Maka bila ciuman di bawah hujan sampai di tanganmu, semoga kau percaya bahwa ini adalah suatu kebetulan yang bukan kebetulan". Ya Tuhan andai saja Lan Fang masih terjaga di dunia ini, maka gue ingin sekali berteriak, bersorak penuh suka cita. Gue mention twit nya, atau mungkin gue kirim postcard ke rumahnya untuk mengekspresikan betapa gue senang dan mengamini kebetulan ini. Ya kau benar Lan Fang, menemukan ciuman di bawah hujan ini menganut sebuah proses kebetulan.

Hari Minggu siang gue pergi ke Kokas bareng sang pacar, niat banget nonton Insidious, karena menunggu pintu teater 1 dibuka kira-kira 30 menitan, maka kami pun berjalan2 dulu lah mutar-mutar mall. Memang sudah menjadi budaya gue kalo menunggu sesuatu itu sasaran utama pasti cari toko buku, ga perlu beli tapi sekedar baca-baca sinopsis aja udah cukup killing time.

Dan masuklah gue ke sebuah toko buku independent gitu, kalo ga salah nama tokonya “teenbook” nanti deh gue cek lagi kalo ke Kokas. Penjelajahan pun dimulai. Rak-rak buku impor jadi sasaran awal, kemudian pindah ke rak inspirative book, lalu pindah lagi ke rak komik, dan ketika berbalik badan dari rak komik, mata gue langsung menjurus ke sebuah buku bertuliskan “Lan Fang” entah rasanya seperti dapet undian, kaget bo, tanpa basa basi tanpa harus gue baca sinopsisnnya langsung gue ambil itu buku, dan gue mulai mencari siapa tau masih ada judul lain yang belum gue punya. Alhasil setelah ngubek seisi toko, tak ada lagi buku Lan fang yang lainnya.

Yess ini sungguh kebetulan, karena bukan sekali dua kali gue keliling gramedia buat cari buku-buku Lan Fang, namun hasilnya selalu nihil. Tapi kali ini tanpa terbesit sedikitpun cari buku Lan fang, angin meniup badan gue agar berbalik dari rak komik dan mata gue bagai busur panah melesatkan anak panahnya tepat mengenai sasaran.

Akhir kata, happy reading untuk diri sendiri.

Sunday, December 23, 2012

I've been passed 2012

Posted by rismawid at 8:53 PM 0 comments


Ga tau kenapa, gue males banget deh ngomongin pencapaian di 2012. Ga bijak sih emang kalo gue bilang ga dapet apa-apa di 2012. Banyak hal mengharu biru di 2012, dan huh rasanya malas mengingatnya. Gue serasa nge repeat hidup gue di 2009, dan udah ketebak banget 2013 ini gue akan mengalami masa-masa 2010 gue. Edan betul-betul di luar ekspektasi gue.

Little things in 2012 that I've been passed
  • Jan, itu kerjaan kantor gue dari akhir taun sibuknya nyambung sampe bulan March. Bulan ini dilewati dengan bekerja, bekerja dan bekerja, nyaris tak punya hari libur.
  • Feb, sempet recovery relationship sama si gembol, ritual wajib tahunan ngunjungi Jemanii Resto "candle light dinner". Di bulan ini juga gue escape dari kesibukan kantor menempuh 9 jam perjalanan ke Purwokerto, Batu Raden bareng temen-temen kantor, it was nice memory.
  • March, Gue terpaksa cabut dari kantor lama gue, bukan dipecat tapi semacam dipecat, 2 taun saja gue bertahan disitu. Ga perlu lah gue explain alesannya, takutnya ga sengaja ada bos baru gue baca blog gue kan gawat!! Pokonya sangat menyedihkan dan mengharu biru. Di bulan March juga gue melepas penat trip ke Lombok sebagai pengangguran, next week abis dari Lombok lanjut ke Tidung, ngitemin badan lah mayan, sama ngabisin tabungan. Oia di awal bulan ini juga gue sempetin attend di live concert Roxette sama gembol, seneng banget deh.

Monday, December 17, 2012

Judas

Posted by rismawid at 8:06 PM 0 comments
"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku"
kalimat tersebut tentu tidaklah sulit diterjemhkan. Kau bersamaku, aku tak meragukanmu, namun kau menjualku.

Berulang kali aku sadarkan diriku, tidaklah benar aku percaya terhadapmu. Berulang kali pula aku terkecoh dan tak meyakini betapa kau menikamku. Berulang kali aku dibuatmu celaka. Kau tahu, aku tetap berusaha meyakinimu, karena diriku bukanlah manusia yang mengandalkan intuisi untuk suatu urusan. Jika bukan kau yang berkata "Ya memang aku menikammu", maka ketahuilah teman, aku akan tetap percaya terhadapmu.

Sebodoh itukah aku?

Kau pernah menangis tak ingin melepas kepergianku, kau pun mengunjungiku. Kau tahu teman, lara yang kau ciptakan sungguh terasa melekat dihatiku. Beberapa kali aku merindukanmu, meneteskan lara yang sama ketika rindu itu mengamuk. Tapi teman senyum manismu, hangat pelukmu dan tangis kehilangan akan aku pada akhirnya tergerus kepalsuan. Congkak dan ucapmu-lah yang pada akhirnya menunjukkan dirimu.

Masa lalu, dahulu, beberapa waktu yang telah kita lalui, aku sudah tak ingin mengingatnya lagi, bahkan teka teki tentang kasihmu yang busuk sudah tak mau aku cari kebenarannya.

Teman... intuisiku kali ini melonjak-lonjak minta diperhatikan, akal sehat dan etika tetap aku suguhkan terhadapmu walau aku memutuskan kita tak usah berteman lagi. Pesan terakhirku di inbox-mu akan sangat membuat kau mengerti dan tersadar, "aku tak sebodoh itu"

SC... senyummu tetap manis teman, namun pelukmu sudah kurasakan dingin, sedingin ciuman Judas ketika memjual Isa.

Tuesday, November 27, 2012

Pensiun jadi buronan

Posted by rismawid at 4:36 PM 0 comments
Pagi-pagi sekitar jam 6 pagi di hari Sabtu, emak gue udah mulai berisik bangunin seisi penghuni rumah, especially gue!! Apaan sih mak, masih pagi di hari libur pula. OUCH!! nyaris lupa, gue punya hajat hari ini. Yep yep urgently priority di akhir bulan Nov "Gue mau test bikin SIM" yes A lisence, orang-orang bilang sulit lho mblo test nya, emak gue bilang "udah lah teh nembak aja, ga perlu nunggu cape-cape". Dengan semangat juang menjunjung birokrasi yang jujur gue tetap memilih jalur test.

Ok, jam 7.30 gue dan nyokap beserta si kecil sasa sampai di Polres, manusia-manusia berbaju cokelat itu lagi pada apel ga tau upacara, akh ga peduli juga gue. Gue dan nyokap langsung bikin surat keterangan sehat dari klinik di dekat Polres. Mobil gue parkir di depan klinik karena gue berasa grogi harus parkir di dalam Polres.

Gue dan nyokap juga si kecil sasa terpaksa jalan kaki ke dalam area Polres. Belum 50 meter berjalan dari gerbang Polres, tiba-tiba bapak setengah tua berseragam cokelat manggil-manggil dari pintu salah satu ruangan di Polres. Gue samperin dong itu bapak-bapak, namanya JAHADI, dia tanya :
"Mau kemana?"
"Mau bikin SIM pak"
"Mau test? bikin SIM ga gampang neng, nunggu lama, belum kalau ga lulus harus ngulang lagi, buang-buang waktu"
Gue sedikit kesel tuh saat itu, maksudnya apa sih ni orang tua, dia seolah menghina konstitusi nya sendiri, dengan merendahkan birokrasi yang selama ini sudah berjalan.
"Maksudnya apa ya pak?"
"Yaa saya cuma mau bantu aja, daripada capek-capek test, lebih baik lewat jalur cepat aja, tapi biayanya lebih mahal, neng tingal bayar 350ribu, abis itu tingal poto aja"
"Trus SIM nya bisa jadi kapan pak?"
"Kalau ga ada halangan bisa hari ini, ga bisa dipastikan"
hmmm males gue, roman-romannya tukang tepu nih.
"Ah engga deh pak makasih, saya mau test aja, tempo hari saya test SIM C juga lulus murni"
"Ya silahkan kalo mau capek"
Tampang Pak Jahadi langsung berubah kecut, tanpa basa basi langsung balik badan ninggalin gue dan nyokap, dasar ga sopan!

Sampai di lokasi, gue langsung daftar dan nunggu panggilan buat ambil nomor test. Gue dapet nomor test 36 gelombang III, gue langsung cek schedule time gelombang III, Schedule terpampang di depan loket registrasi, gelombang III SIM A pukul 10.00. Yaa seperti biasa lah waktu Indonesia bagian karet jeprut, gue masuk ruang AVIS untuk ujian teori jam 11.50 ngaret nyaris 2 jam.

Di dalam ruangan ada 1 orang polisi, 1 orang polwan, dan 2 orang peserta ujian 9gue dan ga tau siapa). Ujian pun dimulai, total soal ujian ada 30, syarat kelulusan adalah bisa menjawab dengan tepat minimal 18 soal. Setiap soal diberi waktu 60 detik. Smua soal pilihan ganda, menjawab soal cukup dengan menekan tombol ABC di meja ujian.

Soal ke-30 sudah terjawab, saat itu juga result test langsung keluar, dan taraaaammm gue ga lulus hahahaha gue cuma bisa jawab 10 soal saja. Dengan tampang males gue nyamperin si polisi ujian namanya Pak ANWAR, buat nanya jika mau mengulang minggu depan, prosesnya bagaimana? Si bapak ini bukannya menjawab pertanyaan gue malah balik tanya,
"Mau jadi sekarang ga SIM nya?"
"Ya maunya sih gitu, tapi kan saya ga lulus, harus ngulang lagi minggu depan"
"Kalau mau jadi sekarang 350ribu, ga usah test"
Mati gue, ni orang mau ngeruntuhin lagi idealisme gue.
"Sebentar ya pak saya mikir dulu"
Akhirnya gue keluar ruangan, berfikir sebentar dan dengan menyesal gue balik lagi menemui Pak Anwar dan membayar 350ribu untuk SIM A tanpa test.

Ga sampai 1 jam SIM gue jadi, semua proses berjalan sangat cepat. Beberapa polisi yang tadi rada sengak dan jutek tiba-tiba pada ngobral senyum dan gue betul-betul dipermudah segala sesuatunya, bahkan formulir biodata saja gue cuma disuruh tanda tangan. Gila memang tapi gue kali ini ga berani koar-koar idealisme, karena dengan menyesal gue sudah sedikit sama dengan mereka. Rasanya sungguh beda ketika gue dengan murni lulus test untuk SIM C (I proud to be myself) tapi kali ini dengan 350rb gue dinyatakan lulus mendapat SIM A (Brock of Risma). Ya gue disudutkan pada kondisi yang serba kepeped, sesegera mungkin gue harus megang SIM A, jika tidak gue terus-teruan jadi buronan operasi Lalin.

Polisi Melayani Masyarakat.
Melayani siapa? Masyarakat yang mana?

Saturday, October 27, 2012

Bye Menny

Posted by rismawid at 5:57 PM 0 comments
Oct 20, 2012 my last day driven this car.
Entahlah rasa kehilangan itu ada ketika si pembeli mengelurkan si menny dari halaman rumah kami membawanya keluar, menjauh perlahan mulai tak terlihat sampai belakang mobil sudah tak tampak lagi. Bulir-bulir panas menggenangi bola mata, hangat namun tak tercucur. Banyak memori terukir bersamanya, teganya dirimu ketika aku mengemudi seorang diri kau buat aku kelabakan di jalan tol dengan ngadat ga mau melaju, mogokmu saat nanjak jembatan memberikan sumbangsih kemacetan beberapa KM, alarm mu yang suka tiba-tiba menyala sudah membuatku cukup bersabar menahan malu, AC mu yang ngadatan selalu membuatku mandi keringat, setir mu yang berat naujubillah membuatku harus dipijit seminggu 2x. Tapi kenangan manis pun tak kalah banyak, memilikimu sungguh nano-nano rasanya.
Bye bye Menny, semoga majikan barumu lebih berduit dari kami, hingga kau dirawat dan kembali cantik.


Friday, July 13, 2012

Choose the second one, really?

Posted by rismawid at 10:46 PM 0 comments
If you love someone at the same time, choose the second one, because if you really loved the first one you wouldn't have fallen for the second
--Johnny Depp

Ini Johnny Depp bisa aja bikin kalimat begitu, yes you damn right sir.
Bisa jadi quote di atas itu memang betul, tapi ga jarang juga orang berkata "ga seperti itu ah".
whatever lah mau berpendapat apa, toh negara kita sudah menjadi negara demokrasi bukan? katanya itu juga. Okelah saya disini bukan mau ngomongin negara demokrasi. sedikit menumpah ruah sepotong pengalaman.

Beberapa tanggal sudah terpenggal, melewati liuk lekuk jalan hidup. Ketika bertemu jalan tol, bebas hambatan tentunya, asal bukan tol Jakarta - Cikampek saja. Sepertinya datarnya hidup sangat terasa, saat itu ekosistem sangat terjaga keseimbangannya. Senada, searah, mengalir tenang tak menghasilkan percikan yang begitu berarti. Itulah rutinitas saya setiap hari semenjak 3 bulan yang lalu membawa kembali koper-koper semangat juang yang kalah karena ilusi. Mengulang pagi setiap hari, ditelan kesibukan tuntutan bertahan hidup, kembali saat gelap, sedikit santapan, lalu menuntaskan hari di dalam kamar bisu berkawan lelah dan gundah. Lumayan membosankan bukan? tentu saja, dan saat itu saya sempat menjerit-jerit dalam hati protes terhadap Tuhan, kenapa Ia tak pernah memberi saya sesuatu yang membuat saya merasakan hidup yang hidup? saya nyaris berfikir bahwa Tuhan sepertinya lupa kalau dia pernah menciptakan saya. Sampai ketika saya dipertemukan kembali dan saat itu Tuhan menjawab jeritan hati saya.

Menunggu saya belasan tahun sejak duduk di bangku SMP. Bukan ironis, tapi merasa sedikit hiperbola saja, tapi juga sedikit membuat degub-degub aneh. Saya sudah bukan kanak lagi, rayuan seperti itu terkesan murahan. Tanpa berniat memikirnkannya, rayuan murahan itu mendesing terus-terusan di ingatan. Gawat tampak mulai memecah kosentrasi. Ok saya wanita dewasa tak mungkin goyah hanya dengan rayuan murahan. Idealisme mencoba menghibur diri.

Sunday, April 29, 2012

Terima kasih

Posted by rismawid at 9:19 PM 0 comments
Katanya ia mengerti akan tulisanku.
Bagiku itu saja sudah lebih dari cukup. Asal ia tak bosan membaca setiap tulisanku, maka ia akan tahu betul betapa aku sangat memaknai kehidupan yang tercipta setelah kehadirannya. Pesan demi pesan yang terkandung didalamnya kuharap bisa melapangkan hatinya dan membuatnya mengerti bahwa aku tak lagi ingin beradu ego dengannya, tak lagi ingin menebar kebencian di hati masing-masing. Aku hanya ingin make a good some memories.

Katanya lagi jam enam ia ada acara dengan teman-temannya.
Sejak kami berjauhan, aku tak pernah memintanya melaporkan kemana ia hendak pergi dengan siapa ia hendak jumpa dan akan pulang jam berapa ia? Bukan karena aku tak peduli, tapi aku tak ingin membuat hidupku dan hidupnya repot, aku pasrahkan pada yang maha kuasa. Aku yakinkan diriku mempercayainya, aku yakinkan diriku bahwa ia akan menjaga hati kita. Dan sepertinya ia memang menjaga hati kita, aku sungguh terenyuh dengan sikapnya yang mencoba menanamkan benih kepercayaan. Terima kasih, aku akan merawat dan memberinya pupuk agar tetap terjaga dan tumbuh subur.

Kita sudah tak dekat lagi tapi kau selalu menguatkanku dengan kata-kata "kita tetap bisa bertemu, aku akan mengunjungimu". Terima kasih atas waktu dan tenagamu. Terima kasih kau tepati janjimu.


Thursday, December 15, 2011

Go Marsha Go

Posted by rismawid at 9:57 PM 0 comments


i really love my lil sister, her name is Marsha Dhia Qaisara. i dont know how to explain my happiness when she was born, i feel got new life, new hope, new spirit. Thank's Ya Alloh
my bored about my home has been treated.
you will become a pretty girl, become a smart girl, i will always be there, i will always guide you, i will always teach you about the love of Alloh, about song of Holy Qur'an, and all about a beautiful world.

Saturday, December 3, 2011

suami sepertimu, pantaskah kami berbangga!!

Posted by rismawid at 11:04 PM 0 comments
Niatnya malam ini mau bikin cerpen, tapi ada sesuatu yang bergolak di hati dan pikiran yang ga bisa gue tahan lagi pengen segera gue muntahin. Ehm maaf seribu maaf ini bukan bergosip juga bukan bergunjing, hanya mau berbagi rasa saja.

Pria oh pria, sosok kuat nan gagah, imam sejati, panutan istri dan anak, penopang ekonomi keluarga karena memang sudah kewajibanmu wahai pria yang menyandang gelar menikah untuk menafkahi anak istri. Tanggung jawabmu sungguh luar biasa besar wahai pria, aku sebagai wanita salut dan bangga terhadap pria seperti itu.

Pria cerdas dan penuh inisiatif sungguh tak terelakkan, kharisma mu akan muncul dengan sendirinya, kau aplikasikan semua ilmu yang kau punya dalam kehidupanmu, pengetahuanmu bagai lentera di hidupmu yang selalu menjagamu tetap bersinar, ketangguhanmu melawan arus kehidupan telah melahirkan tangan baja yang hangat. Itu fikirku.

Kau bercerita betapa kau menyayangi anak-anakmu, betapa kau bekerja keras demi selalu ingin mencukupi segala kebutuhan anak-anakmu, betapa kau sangat memaksakan melungakan waktu untuk sekedar berjalan-jalan ke taman bermain bersama anak-anakmu, air mukamu bersinar-sinar ketika kau bercerita pengalaman paling menarik ketika mengajak anak-anakmu bermain ke TMII, kau tertawa terpingkal-pingkal ketika flash back konyolnya si sulung yang takut di cium lumba-lumba saat kau ajak ke Gelanggang Samudera, subhanalloh kau sangat mencintai keluargamu. Itu fikirku.

Tapi tolong jelaskan wahai pria, dalam sepersekian detik semua kekagumanku runtuh tak bersisa dan perasaan benci mendominasi isi kepala dan hatiku, pandanganku terhadapmu berbalik 180 derajat, sadarkah kau pria apa yang telah kau perbuat? apa yang telah kau katakan? rupanya aku terlalu cepat mengambil kesimpulan yang salah tentang dirimu, semua fikirku tentang dirimu jelas salah tak terbantahkan.

Apa alasanmu untuk tidak menghormati istrimu? apa alasanmu untuk tidak pernah bangga terhadapnya? apa alasanmu membuka aib dia? bukannya dia yang menyempurnakan hidupmu? bukannya istrimu yang menghadiahimu kado paling ajaib yang kau miliki saat ini? bukannya istrimu juga yang mati-matian melahirkan anak-anak yang amat kau sayangi? apa alasanmu mengatakan dia tidaklah penting dalam hidupmu? demi Tuhan dan demi anak-anakmu kawan, jangan pernah kau berbuat curang terhadap istrimu, dia yang menghadirkan kebahagiaan sempurna di hidupmu, dia orang pertama yang harus dihormati anak-anakmu, sadar kawan, tak bisa aku membayangkan sakitnya perasaan istrimu andai dia tahu betapa kau tak pernah membanggakannya.

Maaf  kawan, aku kecewa terhadapmu.


 

Hot Tea Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos